Keringkan Masker Kain dengan Setrika Agar Kumannya Mati

Pandemi corona seperti yang tengah terjadi saat ini membuat kita dianjurkan untuk menggunakan masker ketika keluar rumah. Masalah lain datang dimana masker bedah yang standar untuk melindungi diri justru terbatas jumlahnya. hal ini membuatnya kemudian dianjurkan untuk dicuci. tetapi, setelah dicuci masker sebenarnya tidak cukup hanya dikeringkan dengan panas matahari saja, namun harus menggunakan setrika.

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kedokteran Varna, Bulgaria, Diitar Marinov menemukan sebuah fakta bahwa mengeringkan masker kain dengan menggunakan panas matahari tidak efektif untuk membunuh kuman yang menempel di masker, dimana diperlukan panas yang lebih tinggi untuk membunuh patogen.

Jika memang tidak ada pengering di dalam rumah anda, maka anda pun bisa menggunakan setrika atau bisa juga dengan memasukkan masker anda ke dalam oven dengan suhu 70 derajat celcius selama 20 menit.

Jika anda tidak puya waktu untuk mengeringkannya atau wajah anda alergi terhadap deterjen, maka langkah untuk membersihkannya adalah dengan menyemprotkan larutan peutih sebanyak lima persen saja. Biarkan masker mengering di udara. Hal ini berdasarkan pada saran Senior Forbes, Tara Haelle.

Hindari menggunakna produk Lysol atau disenfektan karena hal ini bisa mengiritasi kulit. Namun, jika anda perlu menguji larutan pemutih tersebut, semprotkan saja pemutih tersebut terlebih dahulu ke tangan anda baru menyemprotkannya ke masker.

Ketika mencuci, anda bisa menempatkan masker bersama dengan pakaian lain dalam mesin cuci. Dimana didalamnya anda bisa menambahkan disenfektan, klorin atau juga pemutih. Akan tetapi, jika anda khawatir akan merusak warna masker anda pun bisa mencucinya dengan tangan. Gosoklah masker yang terlebih dahulu direndam bersama deterjen selama 20 detik di dalam air hangat. Hal ini berdasarkan saran dari ahli dermatologi di Dermatologist Consultant, Georgia, Amerika Serikat, Emily de Golian.

Merebus masker dalam air selama lima menit juga direkomendasikan, hanya saja hal in bsia membuat masker rusak jika telah direbus beberapa kali.

“Masker wajah kain waktu pakainya bisa seumur hidup. Barang ini bisa memburuk seperti halnya sprei,” kata Noble.